Sosialisasi dan pembentukan kepribadian

on Rabu, 05 Juni 2013

David Gillin : proses belajar seseorang untuk mendapatkan nilai dan norma agar dapat berpartisipasi dalam masyarakat.

Fungsi dan Tujuan Sosialisasi :
-       Membentuk pola perilaku yang ideal berdasarkan kaidah nilai dan norma dalam suatu masyarakat
-       Menjaga keteraturan hidup dalam masyarakat
-       Mejaga integrasi kelompok dalam masyarakat


Tujuan :
-       Mewarisi nilai dan norma sosial kepada generasi penerus
-       Membantu seseorang dalam mengenali lingkungannya (beradaptasi)
-       Memberikan pengetahuan yang berhubungan dengan nilai dan norma
-       Menjaga hubungan sosial
-       Mencegah terjadinya perilaku menyimpang

Teori-teori sosialisasi
1.     Tahap pengambilan peran
-     Tahap persiapan (0-2 tahun)
Pada tahap ini, anak yang baru lahir akan mempersiapkan diri dalam  mengenal dunia sosialnya. Pada tahap ini seorang anak akan meniru peran orang disekitarnya walaupun tidak sempurna.
-       Tahap pengambilan meniru (2-4 tahun)
Pada tahap ini seorang anak akan meniru peran orang-orang di lingkungan sekitarnya, walaupun mereka belum memahami dengan baik peran yang ditirunya
-       Tahap siap bertindak (4-6 tahun)
Pada tahap ini, seorang anak akan mengurangi peniruan peran orang lain. Anak-anak sudah sadar dalam melakukan peran seseorang
-       Tahap Generalized other ( >6 tahun )
Dalam tahap seorang anak sudah tau peran apa yang harus mereka jalani
2.     Teori cerminan diri menurut Charles Horton Cooley
-       apa yang dilakukan oleh seseorang (aksi) akan menimbulkan reaksi. Aksi dan reaksi tersebut baik atau buruk tergantung kepada orang tersebut

Pengertian kepripadian
1.     Menurut Yinger
- kepripadian adalah : seluruh perilaku seseorang dengan sistim kecenderungan tertentu berinteraksi dengan serangkaian situasi.
2.     Menurut John Locke :
- (teori tabularasa) seorang anak yang baru lahir bagai - kertas putih. Seperti apa kertas putih itu diisi tergantung dari pengalaman hidupnya
3.     Menurut Horton :
-       faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan kepribadian adalah warisan biologis, lingkungan fisik, kebuduyaan, pengalaman kelompok, dan pengalaman unik

Agen sosialisasi
1.     Keluarga
- Keluarga adalah satuan masyarakat terkecil. Dalam keluarga, manusia akan mempelajari hal-hal pertama dalam hidupnya
2.     Peer Group (teman sepermainan)
- Setiap anak akan berinteraksi dengan teman-temannya. Kepribadian seseorang juga terbentuk dari temannya (apakah baik atau buruk)
3.     Sekolah
- Sekolah adalah salah satu jenis pendidikan yang formal. Di sekolah seorang anak akan diajarkan tentang kemandirian, dan aturan-aturan yang tegas.
4.     Media
-       Media massa juga bisa membentuk kepribadian seseorang. Contoh : Jika seseorang terbiasa menonton film kekerasan, maka akan terbentuk kepribadian yang keras

Fungsi Agen
1.Sekolah :
- Pengaturan seksual
- Reproduksi
- Pemeliharaan
- Interaksi Sosial
- Kontrol sosial
2. Teman sepermainan
- Remaja merasa aman dan merasa dianggap penting dalam persahabatan
- Remaja dapat tumbuh dengan baik dalam kelompok persahabatan
- Remaja mendapat tempat penyaluran perasaan dirinya
- Remaja dapat mengembangkan ketrampilan-ketrampilan sosial yang kelak berguna bagi kehidupannya
- Remaja dapat bersikap lebih dewasa karena pada dasarnya kelompok persahabatan mempunyai pola perilaku dan kaidah tertentu
3. Sekolah
- Mengembangkan potensi anak untuk lebih mengenal kemampuan bakatnya
- Melestarikan kebudayaan dengan cara menurunkan ke generasi berikutnya
- Merangsang partisipasi berdemokrasi melalui ketrampilan mengajarkan ketrampilan berbicara dan menyatakan pendapat
- Memperkaya dan membuka wawasan siswa
- Menciptakan pola hidup sehat
- Meningkatkan rasa nasionalisme
- Memberikan hiburan kepada siswa

Bentuk sosialisasi
1.     Sosialisasi primer
-       terjadi dalam keluarga
-       interaksi pertama yang diterima seseorang
2.     Sosialisasi sekunder
-       Sosialisasi yang dilakukan diluar lingkungan sekolah

Tipe Sosialisasi
-       Formal
-       Informal

Pola Sosialisasi
- SOSIALISASI REPRESIF
            Penggunaan hukuman atau dengan kekerasan ataupun dengan pemberian hadiah
- SOSIALISASI PARTISIPATORIS
            Menekankan pada keinginan individu untuk melakukan, biasanya dengan memberikan hadiah atau reward dan tidak ada kekerasan

0 komentar: